Senin, 22 Januari 2018

Karanganku (contoh cerpen)

NINA DAN RUMAH TANGGANYA
 CERPEN
(Konsep Dasar Bahasa & Sastra Indonesia)
Dosen Pengampu: Dr. Henny Dewi K., M.Pd




Raka Afada Maarif
NIM : 292016077

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2017



NINA DAN RUMAH TANGGANYA

      Pagi itu terasa sangat berbeda dari biasanya, memang pagi itu adalah hari dimana Nina telah semakin beranjak dewasa. Dia adalah seorang gadis berparas cantik bermata lentik dan memiliki kulit kuning keemasan bak putri keraton, dia juga yang sangat penurut kepada orang tuanya dan ia sadar betul bahwa kebahagiannya adalah menjadi kebahagian orang tuanya, karena itu, dia tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya. Baginya kebahagiaan orang tuanya lah yang terpenting.
Setelah ia menyelesaikan jenjang SMP-nya, Nina sangat tertarik untuk melanjutkan ke SMA favorit yang tak jauh dari tempat tinggalnya. Karena menurutnya sekolah itu sangat keren dan banyak siswa yang pintar serta berprestasi disekolahan tersebut, menurutnya juga siswa yang setelah lulus dari SMA itu memiliki banyak peluang kerja. Oleh karena itu, Ninapun memutuskan untuk bersekolah disana.
Hari hari berganti dan tidak terasa sudah 1 tahun ia menjalani masa SMA-nya. Setiap nina pulang, ia selalu menunggu bis di halte depan sekolahannya, ternyata dia telah diperhatikan oleh seseorang selama ini dan usianya 5 tahun jauh lebih tua darinya. Orang itu selalu memperhatikan Nina saat ia menunggu bis dihalte, pada hari itu Nina merasa sedih karena bis yang selalu mengantarnya pulang tidak datang, lalu sesosok pria muncul tak jauh dari tempatnya menunggu bis dihalte, pria itu adalah orang yang selalu memperhatikan nina, dia pun mencoba untuk menenangkan nina dan mengantarkannya pulang karena tempatnya tinggal juga satu arah dan tak jauh dari tempat Nina tinggal, saat pertama ia mengajak Nina untuk pulang bersama Nina menolak dengan alasan dia baru mengenalnya, akan tetapi hari semakin gelap dan tak ada satupun bis maupun angkot yang searah dengan rumah tinggalnya, oleh karena itu Nina pun mau dengan ajakan pria tersebut, lalu disaat perjalanan pulang pria itu sempat mengobrol dengan Nina dan meraka juga berkenalan, pria itu bernama Tony dia adalah salah satu pegawai di sebuah kantor didekat sekolah Nina, dia juga searah dengan rumah Nina karena ia tinggal dikontrakan yang satu arah dengannya. Setelah hari itu Nina dan Tony mulai berhubungan dan setiap Nina pulang Tony selalu mengantarnya, setiap jam istirahat Tony selalu menyempatkan waktu untuk menemui Nina dan melihatnya sedang gelisah.
“Nin.. ada apa kenapa kau murung sekali hari ini?” Tanya tony seraya memanggil Nina didepan gerbang sekolah.
Nina pun kaget dan menengok kearah suara yang memanggilnya itu dan ia menjawab “Oh mas tony... ini mas tadi pagi ibu pergi, ibu tidak beri aku uang jajan, aku sangat lapar karena semalam ku tidak sempat makan.”
“Yaudah kalo gitu Nin, yuk sekalian makan diwarung sama aku.” Kata Tony.
“Iya kak makasih, tapi nggak enak ntar malah ngrepotin mas tony.” Tutur Nina sambil menundukkan kepalanya.
“Tidak apa apa Nin, ku ikhlas kok bantu kamu... mari kita makan ke warung.” Jawab Tony sambil mengajak Nina makan.
Setelah itu Ninapun mau dengan ajakan Tony dan mereka pun pergi ke warung didepan sekolahannya tersebut. Nina senang karena ada orang yang selalu membantunya. Setelah itu Nina pun sadar kalau Tony memiliki perasaan padanya. Setiap saat mereka bersama dan Tony pun semakin menyukai Nina. Mereka memutuskan untuk menjalin hubungan dan mengenalkan kepada masing masing orang tua mereka.
     Haripun berganti dan tidak terasa Nina telah naik ke kelas 2, sementara itu Tony akan pulang ke tempat halamannya karena masa kontrakannya telah habis dan dia ditugaskan untuk bekerja ditempat tinggalnya itu, Nina pun sangat sedih mendengar hal itu karena dia tidak dapat bertemu dengan Tony lagi. Takut akan sesuatu terjadi kepada Nina, orang tuanya pun memutuskan untuk menjodohkan mereka berdua karena ada satu kecocokan dengan keluarga. Saat kelas 2 itulah mereka bertunangan, setelah bertunangan 1 tahun lamanya, Tony kembali karena tugas yang diberikan telah selesai, Nina pun bertemu kembali dengan Tony namun mereka belum menikah karena masih belum ada kecocokan diantara mereka dan saat itu Nina telah menyelesaikan jenjang pendidikannya diSMA, nina pun memutuskan untuk melanjutkan bekerja untuk membantu orang tuanya, dia bekerja disebuah restaurant ternama didekat tempatnya tinggal sebagai seorang pelayan, karena hubungan dirinya dengan Tony hanya sebatas tunangan saja dan sampai saat itu mereka belum menikah, Nina pun mulai tertarik dengan laki-laki lain yang mana dia adalah teman sekerja Nina direstaurant itu, dia adalah Varo seorang pelayan restaurant yang kurang malas dalam bekerja. Ditempatnya kerjanya ia dikenal sebagai seorang pemuda yang kurang baik, namun hal tersebut tidak membuat Nina berhenti untuk tertarik dengannya. Karena hal demikian nina pun memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Tony dan meninggalkannya karena dia lebih tertarik dengan Varo, karena Varo memiliki kepribadian yang kurang baik hal itu berdampak pada kepribadian nina, Ia pun ikut menjadi anak yang kurang baik pula, dia menjadi anak yang sering memberontak kepada orang tuanya. Karena hal itulah orang tuanya menentang keras hubungan antara Nina dan Varo, karena orang tua nina menganggap Varo yang menjadi penyebab anaknya berkepribadian kurang baik dan suka memberontak, akan tetapi Nina bersikeras untuk tetap berhubungan dengan Varo dan memaksa agar orang tuanya segera menikahkannya.
“Buk, aku ingin nikah sama bang Varo!” kata Nina dengan nada keras.
Tetapi orang tuanya enggan untuk menyetujui permintaan anaknya itu.
“Apa katamu nak?, ibumu ini tidak akan pernah setuju kamu menikah dengan si Varo itu.” Jawab ibunya.
Karena Nina telah termakan akan cinta dan dibutakan karena cinta pula, maka Nina pun memutuskan untuk menikah dengan varo walaupun orang tuanya tidak menyetujui dan merestuinya.
       Setelah 1 tahun mereka menikah, Nina mengalami kehidupan seperti neraka karena Varo memiliki kepribadian keras, egois, pencemburu dan tidak baik terhadap orang tua Nina serta orang tuanya dilarang keras untuk menemui Nina, saat itu Nina telah memiliki 2 orang anak. Selama 13 tahun menikah, Varo mulai tertarik dengan perempuan lain dan sering membawa perempuan itu kedalam rumahnya, Varo pun tidak segan untuk mengajak perempuan tersebut ke rumahnya saat nina dan anaknya ada di dalam rumah. Oleh karena itu Nina memutuskan untuk meminta Varo agar dia memutuskan hubungannya dengan perempuan tersebut namun Varo memilih tetap menjalin hubungan dengan perempuan itu dan ingin menikahinya juga. Karena tidak mau dimadu dan membuat tumbuh kembang serta psikis anaknya terpengaruh hal negatif seperti ayahnya maka nina membuat satu pilihan kepada suaminya itu, dia meminta bercerai atau melanjutkan hubungannya dan menyudahi perselingkuhannya itu, akan tetapi suaminya memutuskan untuk hidup dengan perempuan itu daripada dengan Nina, akhirnya Nina pun berpisah dengan Varo dan memulai hidup baru bersama anaknya.
         Dilain pihak saat itu Tony mengalami penyimpangan mental dan harus selalu didampingi oleh psikolog karena sebuah kecelakaan, Tony yang dulu sempat bertugas ternyata saat itu dia juga masuk diprogram penerbangan, karena itu diapun mendapat hasil dari program yang ia jalani saat itu. Dan saat ini ia merupakan seorang penerbang tempur.
     Pada siang hari saat terik matahari sedang panasnya, nina berbelanja disebuah pasar dan jaraknya cukup jauh dari rumahnya, nina haus karena udara saat itu sangat panas sekali, sesekali nina menelan air liurnya untuk meredakan rasa hausnya tetapi hal tersebut malah membuatnya merasa bertambah haus, karena tidak tahan akan rasa hausnya, dia pun bergegas untuk mencari sebuah warung terdekat untuk membeli sebotol minuman. Saat ia menjumpai sebuah warung dan membeli sebotol minuman segar dia bertemu dengan kekasih masa lalunya, dia adalah Tony yang pada saat yang sama juga sedang membeli minuman mereka berdua tidak sengaja bertemu.
“Mas Tony ya?” Tanya Nina.
Lalu tony pun menengok dan kaget sambil berkata “Eh, Nina lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu Nin.”
“Aku baik-baik saja mas.” Jawab Nina sambil menundukkan kepalanya karena malu akan masa lalunya.
Setelah lama mereka berpisah dan akhirnya kembali mereka mulai berhubungan lagi. Saat  itu nina masuk jenjang S1 di sebuah universitas dekat tempatnya, setelah S1 dan S2 selesai. pernikahan Nina dan Varo pun bubar karena sang suami memilih dengan perempuan lain itu, Nina pun mengambil hak asuh anaknya.
     Saat mengawali kehidupan baru dengan terbebani oleh kedua orang anaknya dan selama 12 tahun dia banting tulang bekerja untuk menghidupi dirinya beserta keluarga kecilnya, walaupun begitu Nina masih saja melanjutkan studinya dan masuk di S3 diperguruan tinggi yang sama. Saat masuk jenjang S3 dia bertemu dengan teman masa kecilnya saat di SD dan SMA, Nina kenal betul tentang temannya itu serta keluarganya dia bernama Joan. lalu mereka pun bertukar nomer telepon, Joan selalu bercerita kepada nina akan mimpinya yang ingin menjadi seorang TNI dan Nina pun selalu mendukungnya, semakin hari hubungan mereka semakin menjadi, saat Joan masuk TNI, Nina dan Joan pun menikah dan 1 tahun mereka menikah nina mengetahui bahwa joan berselingkuh dengan perempuan lain, ketahuan karena kepergok selingkuh oleh nina, joan pun berkata kepada nina bahwa dia tidak akan mengulanginya lagi, namun pada tahun ke 2 hal tersebut terulang kembali dan tidak hanya itu lagi-lagi di tahun ke 3 dan 4, nina pun yang sudah tidak tahan dan tidak sanggup untuk meneruskan pernikahannya. Karena adanya masa vakum antara nina dan joan dikarenakan joan berlatarbelakang seorang TNI, maka nina pun membuat surat pertanyaan dan meminta untuk diceraikan sah secara agama. Jika joan tidak mau untuk mendatangi surat pernyataan yang dibuat oleh nina, maka joan harus menyerahkan Hp-nya, yang artinya nina akan mengetahui semua rahasia yang dimiliki Joan, lalu joan memilih untuk diceraikan karena tidak ingin nina mengetahui rahasianya. Namun nina juga sudah dekat dengan anak joan, nina telah berfikir dia juga anaknya. Namun nina tetap bertahan dengan sandiwaranya dan sudah tidak satu ranjang lagi dengan Joan. Dan lagi-lagi disaat itu juga Nina bertemu kembali dengan kekesih masa lalunya yakni Tony, karena nina juga masih memiliki perasaan kepada Tony dan Tony pun masih mencintai nina, mereka pun diam-diam berhubungan kembali. Akan tetapi Tony telah beristri, dilain pihak istri Tony juga melakukan perselingkuhan, walaupun begitu tony masih bertahan karena takut akan menyakiti dan mengecewakan orang tuanya yang telah tua, tony tidak memiliki anak karena pada dasarnya Tony masih mencintai nina, oleh karena itu istri tony memutuskan untuk berselingkuh dengan laki-laki lain. Lalu Nina dan Tony pun diner disebuah tempat makan sederhana dan bercerita tentang pengalaman hidup mereka,
“Bagaimana pernikahanmu Nin?” tanya Tony.
“Pernikahanku tidak berjalan seperti apa yang ku inginkan mas.” Jawab Nina.
“Apa maksudmu itu Nin?.., bukankah kamu telah hidup bahagia bersama anakmu dan suamimu yang seorang TNI?” tanya Tony lagi.
“Tidak mas, memang suamiku seorang TNI dan kami berkecukupan, tetapi semua tidak seindah apa yang dilihat orang lain. Suamiku berkali-kali berkhianat kepadaku, dia berselingkuh dengan perempuan lain dibelakangku.” Jawab Nina dengan mata yang sedikit berkaca kaca.
“Ya Tuhan!, benarkah hal itu?, kenapa kamu masih bertahan?” tanya Tony dengan raut muka yang sedikit prihatin.
“Karena aku kasihan dengan anak anak mas, aku tidak mau mereka mengikuti jejak ayah dan ibunya yang sering ganti pasangan.” Jawab Nina.
“Aku tahu apa yang kamu rasakan saat ini Nin, karena kita sama. Aku juga bernasib sama seperti dirimu nin.” Kata tony dengan perasaan yang sedih.
Setelah mereka selesai diner dan kembali kerumah masing masing, mereka berdua memutuskan untuk saling berhubungan walaupun mereka masih memiliki status.
      Pada akhirnya mereka semua tetap mempertahankan status pernikahan mereka dan hidup dengan bersandiwara. Nina bersuami tetapi berhubungan dengan Tony, sementara Joan sendiri adalah suami nina namun seringkali berselingkuh dengan perempuan lain, dan istri tony yang memilih untuk berselingkuh dengan laki-laki lain. Dari cerita tersebut alangkah baiknya jika kita sedang mengambil sebuah keputusan hendaknya berfikir matang terlebih jika hal tersebut menyangkut masa depan kita dan inti dari semuanya adalah kita harus menanamkan sikap jujur pada diri kita dan kesetiaan kepada pasangan kita.

~ Sekian ~

1 komentar: